Kotak putih, selalu mempunyai makna tersendiri
bagiku. Kotak yang apabila kuperbincangkan, akan selalu menyisakan jejak di
sana. Ini tentang kotak putih, kotak yang tak berpintu tak berjendela, tak
berlubang. Ialah kotak putih, jika kuputuskan untuk memasukkan apa pun ke
dalamnya, berarti aku melepaskan sesuatu di sana. Sesuatu yang tak akan
kutengok lagi. Apa pun itu.
Singgahlah sejenak, Kawan. Mari melepas penat dengan bercengkerama di ruang imaji.
About Me
- lafaz doa sang pecinta
- Perempuan penikmat bulan purnama yang mempunyai mimpi, kelak berjalan di bawah pohon sakura bersama seseorang yang telah halal
Kamis, 27 Oktober 2016
Rabu, 26 Oktober 2016
Mengintip Kenangan di Marimar Room
Hai gadis-gadis penghuni Marimar Room! Apa kabar? Kalian sedang
apa? Kalau saya lagi sedang merindukan kalian sambil menatap foto kalian
satu-satu. Saya tengah menjelajahi kenangan kita. Ah, rindunya.
Selasa, 25 Oktober 2016
GIRLS IN THE DARK_AKIYOSHI RIKAKO
Sejak membaca tuk kali pertama karya Akiyoshi Rikako—penulis
asal Jepang—yang berjudul The Dead Returns, saya mulai mendeklrasikan diri
sebagai penggemar karyanya. Saat itu Desember di tahun 2015. Karyanya yang
ditutup dengan ending yang mengejutkan membuat saya puas.
Sabtu, 30 Juli 2016
THE FIRST WEEKEND IN PARE
Menikmati angin sejuk di Taman Kili Suci,
menjadi pilihan pertama kami setelah 5 hari bergelut dengan materi-materi.
Setidaknya dari kegiatan 6x pertemuan sehari,
yang berarti 30 pertemuan dalam sepekan, sudah sangat cukup menguras tenaga dan
otak. Refreshing memang diperlukan sebagai penyegar otak untuk menuju pekan
selanjutnya, bukan?
Rabu, 20 Juli 2016
Terima Kasih untuk Semua yang Sempat dan tak Sempat Tertulis
Hari ini, di tanggal 20 Juli 2016 sebuah gelar
bertambah di belakang namaku. Gelar, yang menurutku belum pantas kuperoleh
sebab ilmu yang belum memadai.
Sabtu, 09 Juli 2016
Ma’had Aly dan Derita Penghuni Pertama
Mengejar
deadline, yang harus selesai ujian tutup sebelum tanggal 24,
mengharuskan saya balik ke asrama lebih cepat dari teman-teman lainnya. Akhirnya
siang tadi bersama dengan cece kami sampai dengan selamat di Ma’had tercinta. Disambut
dengan penghuni setia asrama, Sabri dengan berbagai ceritanya tentang Ma’had,
sepi dan kesendiriaannya. Saya prihatin dan terharu mendengar tuturnya, yang
mungkin bisa dibilang curhat.
Minggu, 26 Juni 2016
Surat ke-10 untuk Ayah; Mohon Doa Darimu
Hai, Ayah … ogenki desu ka? Gomennasai, cukup
lama saya tidak menulis surat. Anakmu ini belakangan super—baca sok—sibuk, Ayah
:D
Senin, 13 Juni 2016
Sebuah Catatan untuk Sahabat yang Terluka
Beberapa
waktu yang lalu kau berbisik di telingaku, Kawan, tentang sebuah cinta yang
dikhianati dan kepercayaan yang dirobohkan.
Jumat, 10 Juni 2016
JIKA RINDU BERBICARA TENTANGNYA, MAKA TAK ADA RINDU YANG AKAN USAI
Saat ini entah mengapa aku ingin berbicara
tentang rindu. Menumpahkan tutur pada malam yang lebih banyak membisu. Membisik
pada angin yang tengah asyik bermain dengan daun. Mungkin aku sudah terlampau
letih menelusuri labirin demi labirin, demi mencari senjata pembunuh rindu. Kau
tahu? Hanya kutuai lelah dan sesak dalam tiap langkahku.
Selasa, 07 Juni 2016
Tentang Rahasia Kecil Kalian

Selalu ada rahasia-rahasia kecil, hanya kau dan
Allah yang perlu tahu. Itu bisa jadi menjadi pilihan yang kau akan katakan ‘tepat’
suatu saat nanti, sebab segala hal di dunia ini, manusia hanya bisa berencana,
Allahlah penentu, pemegang kendali yang tak tertandingi.
PENIKMAT SEPI
Aku sang penikmat sepi. Penyuka sunyi tanpa
suara kecuali bisikan malam dan hembusan napasku sendiri.
ARIGATOU, VEER; 1Q84 DI TANGGAL 07 JUNI 2016
Kaget bin
senang, setelah memasuki pintu Gramedia tadi siang, setelah melewati satpam yang
menyambut ramah, di samping rak novel, si Veer, teman kamar yang kece bin baik
hatinya tiba-tiba saja berbalik dan menyodorkan selembaran merah sambil berucap,
“Ini, pembeli novel.”
Ahhaide’,
hal apa coba yang paling membahagiakan bagi mahasiswa yang lagi kanker (baca
kantong kering) sepertiku tiba-tiba ditraktir novel? Diajak ke toko buku saja
mataku sudah berbinar, itung-itung untuk melihat harga buku yang jadi incaranku
sekarang.
Jumat, 13 Mei 2016
Sehat dan Sukseslah Selalu, Vir!
Hari
ini umurmu bertambah, Sekamar, menginjak 22 tahun. Dan menurutku, kau termasuk
orang yang keren, usiamu yang semakin bertambah tidak kau lalui dengan sia. Sudah
banyak pencapaian yang kau raih di usiamu sebelumnya. Kau tahu? Aku selalu
menjulukimu sebagai motivatorku dengan berbagai alasan. Kau memang hebat,
Kawan.
DEAR KAK ASMA; SAHABAT YANG SELALU KURINDUKAN
Kawan, baru saja kita saling berucap
tentang rindu yang tak terkata, tentang waktu yang katamu sangat ingin kau
putar agar esok segera datang. Ah, Kawan, aku pun sangat ingin bersua denganmu.
5 tahun bukanlah waktu yang singkat. Banyak hal sudah berubah. Banyak.
Kamis, 12 Mei 2016
Tentang Kupu-Kupu yang Hinggap Pagi Tadi
Pagi
tadi, seekor kupu-kupu hinggap di atas meja kamar kita. Dan entah mengapa, aku
selalu percaya sejak dulu, bahwa jika ada kupu-kupu yang masuk ke dalam rumah,
berarti akan ada seorang tamu yang datang. Sesuatu yang kuyakini sejak kecil.
KAPAN NYUSUL?
Kapan nyusul?
Pertanyaan
itu sangat akrab di telingaku akhir-akhir ini. Lebih tepatnya di telinga kami
angkatan THK 08. Pertanyaan di bulan Mei yang mungkin cukup sulit untuk
dijawab. Adik-adik junior, seangkatan pun senior melontarkan pertanyaan yang
sama.
Rabu, 11 Mei 2016
MY TWIN, YANG LAHIR DARI RAHIM YANG BERBEDA
Kerap, orang-orang di sekeliling kita tidak bisa membedakan
kita, Kawan. Pun Pembina, sering menyapaku dengan namamu. Bahkan kemarin,
begitu keluar dari café baca perpustakaan, lagi-lagi seseorang menyapaku dengan
namamu. Kita begitu mirip, bukan?
Selasa, 10 Mei 2016
MAKHLUK BERANTENA
Aku mulai memperhatikanmu, sejak pertama
membaca cerita tentangmu. Cerita fantasi memang, tapi itu seru dan menurutku
luar biasa. Itu saat aku di MTS. Tapi, beberapa waktu kemudian aku berubah
membenci makhluk sepertimu. Itu karena kau dan kawan-kawanmu mengeroyokku.
Hhhh, kau sungguh tega, padahal dulu aku kerap memperhatikan antena di
kepalamu. Ternyata begitu gampangnya rasa suka berubah menjadi benci.
Sabtu, 09 April 2016
KISAHKU DI PAGI INI
Hari ini, pagiku kulalui dengan
sedikit kecerobohan. Akibatnya saya berkejaran dengan waktu dan jarak, berlari
menuju motor—di mana Mega sudah menunggu di sana—tanpa mengikat tali sepatu, segera
menancap gas menuju fakultas.
Kamis, 07 April 2016
PESAN KEHILANGAN
Namaku kehilangan. Aku dikenal sebagai pembawa
kesedihan. Aku, teramat ditakuti oleh sebagian manusia. Tak sedikit di antara
mereka yang menangis pilu jika kebetulan aku menjamah hidup mereka. Bahkan,
mereka kerap berucap tentang diriku, bahwa aku adalah sesuatu yang teramat
menyakitkan.
Kamis, 17 Maret 2016
SURAT KE-9 UNTUK AYAH; TENTANGKU DAN TENTANG HARI-HARI YANG BERLALU
Hai Ayaaah … apa kabar hari ini? Hehehe, maaf
maaf, jangan marah karena lumayan lama tidak menulis surat. Tidak ada alasan
yang khusus sih sebenarnya, hanya ingin menumpuk rindu saja.
Rabu, 16 Maret 2016
MEMBACA KEHIDUPAN
“Ketahuilah, Nak, hidup
ini tidak pernah tentang mengalahkan siapa pun. Hidup ini hanya tentang
kedamaian di hatimu. Saat kau mampu berdamai, maka saat itulah kau telah
memenangkan seluruh pertempuran.”
Kamis, 10 Maret 2016
JIKA ITU TENTANG MENCINTAI
Mencintai, jika itu
sebenar-benarnya cinta, maka kau akan melakukan apa pun untuknya, yang jika kau
masih memikirkan agama, tentu saja tidak keluar dari koridor yang telah
ditentukan.
Kamis, 03 Maret 2016
TUHAN, PERTEMUKAN AKU DENGAN REFERENSIKU
Menjadi mahasiswa tingkat
akhir yang tengah menyusun skripsi, bukan hal biasa jika berburu referensi di
berbagai perpus setiap ada kesempatan. Mata akan berbinar senang, begitu menemukan
buku yang berkaitan dengan materi skripsi yang sedang digarap. Sebaliknya,
bakal GeGaNa—baca Gelisah Galau Merana—kalau materi skripsi termasuk susah
referensinya.
FILM 1 LITRE OF TEARS; BENAR-BENAR MENUMPAHKAN 1 LITER AIR MATA
“Daripada hidup di masa lalu, kita perlu fokus untuk
melakukan segala yang kita bisa sekarang”
(Ikeuchi Aya)
Kejamnya takdir yang menghunjam, terkadang
membuat kita menutup mata untuk menatap hari esok, bahkan menggunakan tiap
detik kesempatan untuk mengutuk waktu yang tak jua mau kembali ke masa lalu.
Minggu, 28 Februari 2016
MENJAWAB TANTANGAN; CINTA PERTAMA?
Mendapat tantangan untuk menulis tentang cinta pertama
dari sang ketua FLP dan Vira, membuat saya gelisah sepanjang hari. Bahkan sampai
saat saya mengetik kalimat ini, file-file di otakku masih campur aduk, tidak
tahu mau memulai dengan kata apa. Terlebih lagi setelah membaca tulisan mereka, Vira, Ekis
dan Warti tentang cinta pertama, membuatku semakin keringat dingin. Mereka
berhasil merangkai kata-kata yang menohok hati untuk menggambarkannya.
Sabtu, 20 Februari 2016
Menyesal Kutak Tahu Mengendarai Motor
Teparrr. Itulah yang kurasakan
setiap malam beberapa hari ini, saat mulai mengurus berkas-berkas untuk
keperluan lanjut studi. Berkas-berkas yang tergolong penuh kesabaran ekstra
untuk mendapatkannya.
Jumat, 19 Februari 2016
Jika Teriakanmu Tertahan
Terkadang
ada masa, dimana kau sangat ingin berteriak kencang, menjerit sepuasnya untuk
menerbangkan sesak yang menghimpit dadamu. Tapi, di sisi lain, kau tidak ingin
membuat orang lain terganggu. Sedang jika sesak itu terus tersimpan di dadamu,
kau takut suatu saat ia akan meledak yang akhirnya akan merusak suasana di
sekitarmu.
Minggu, 14 Februari 2016
SURAT KE-8, TANJOUBI OMEDETOU, AYAH
Hari ini di
luar sana, orang-orang menyebutnya hari valentine. Namun, bagiku, hari
ini hari Ayah.
Meskipun mungkin ucapan ini tidak tepat, namun
saya tetap ingin mengucapkannya kepada Ayah. Tanjoubi Omedetou, Ayah ….
Rabu, 10 Februari 2016
TENTANG NEGERI IMPIAN
Tentang negeri impian yang kutak hanya
ingin berakhir menjadi sekedar mimpi, kan kusibak segala semak yang menghalangi
jalanku, meski harus melahap masa yang tak terhitung.
Selasa, 09 Februari 2016
KISAH DARI BIBIR ZAMAN
Aku jatuh tertelungkup
mencintainya, lagi dan lagi
kisahnya … menumbuhkan bunga mawar mekar di hati
menebar aroma keharuman di taman harap
SEPOTONG KENANGAN TENTANG KALIAN, SAHABAT
Menginjak semester akhir, sepertinya ‘baper’
menjadi kata favorit yang senantiasa terucap, bahkan di setiap
khalaqah-khalaqah angkatan kami. Kata ‘baper’ mengandung makna khusus
tersendiri di kalangan teman-teman.
Kali ini kata baper saya sangkut
pautkan dengan kunjungan kami ke rumah, teman seangkatan sekaligus teman
sekamarku, guna melanjutkan episode menciptakan kenangan sebelum berpisah.
Senin, 08 Februari 2016
ROMANTIS ITU ….
Romantis.
Setiap orang mempunyai cara yang
berbeda untuk memaknai kata itu. Pun setiap orang tidak sama cara
mengekspresikannya. Baik romantis itu melalui ucap maupun tingkah laku.
Kamis, 04 Februari 2016
DI DUNIA IMAJI 1, TAMAN PUTIH KEINDAHAN
I
Aku sering mengembara di dunia imaji
dan menemukan berbagai macam pengalaman di sana. Mungkin bagi sebagian orang,
aku orang yang aneh, tapi, ah … aku tidak peduli. Banyak hal-hal menyenangkan
yang kudapati di dunia imaji daripada di dunia nyata. Sejak menyadari hal itu,
aku mulai menciptakan dunia imaji dalam keseharianku. Selalu menyempatkan diri
masuk ke alam itu, sebab … sekali lagi kukatakan, banyak hal yang tak kutemukan
di dunia nyata di sana.
Rabu, 03 Februari 2016
TENTANG NOVEL AISYAH
Aisyah, Wanita yang Hadir dalam
Mimpi Rasulullah, adalah sebuah buku terjemahan, mengisahkan tentang kehidupan
ibunda Aisyah binti Abu Bakar. Dikemas dalam bentuk novel oleh Sibel Eraslan—asal
Turki—yang gaya penyampaiannya membuat pembaca tidak bisa berhenti membalikkan
lembar demi lembar halaman hingga akhir.
Sabtu, 30 Januari 2016
DI KOTAK PUTIH, AKU DAN KUPU-KUPU
Adakah dunia yang lebih indah dari dunia imajiku, kupu-kupu?
Mendekap di dalam kotak putih, membuat sekujur tubuhku ngilu,
dengan suasana dan pemandangan yang tak berubah. Bahkan, sayap yang telah
kujahit, kutekuni beberapa masa, tak bisa kukepakkan seperti kepakan kupu-kupu
yang menjengukku beberapa waktu lalu. Akhirnya, lagi dan lagi, aku memilih
mendekap di dalam jeruji imaji yang tiada batas. Yah, itu lebih menyenangkan,
meski mungkin tiada yang mengertiku dan aku malah dianggap aneh.
Namun, sekali lagi ... itu jauh lebih menyenangkan.
Rabu, 27 Januari 2016
GAGAL MOVE ON
Kurang lebih sebulan yang lalu, saat
salah satu teman sekamar—yang biasa kusapa dengan sebutan Kak Cui—berkata, “Teman
mamaku yang bekerja di pabrik indomie mengatakan, kalau mie mengandung pengawet
mayat, makanya dia berpesan jangan terlalu sering mengonsumsinya.”
Surat ke-7 untuk Ayah
"Otousan ni Aitai"
Ayah, pabila galau, pena dan imajiku beradu
Ayah, pabila ditolak, seperti hatiku tertohok telak
Jika naskah ditolak melulu
Akankah aku jadi penulis sebenarnya kelak?
Senin, 11 Januari 2016
SURAT KE-6 UNTUK AYAH
Kurajut rindu dengan benang kata, agar kelak menjadi rajutan paragraf yang bisa kulepas kenakan semauku
Assalamualaikum, Ayah … saya harap Ayah
dalam keadaan sehat selalu.
Kali ini saya akan bercerita kepada Ayah
tentang kelanjutan pekan ilmiah. Saya sudah menyinggung di surat sebelumnya,
kalau saya ikut lomba KTI. Wuiiih, Ayah, hari itu luar biasa, kami duduk dari
jam 08.00-17.00, beragam macam gaya sudah saya lakukan untuk merenggangkan
badan.
SURAT KE-5 UNTUK AYAH
Otousan ni Aitai
Apa kabar, Ayah? Hehehe, maaf, lumayan
lama tidak nulis surat lagi. Pastinya Ayah sudah sangat penasaran dengan
keseharianku (hahaha GR).
Langganan:
Postingan (Atom)


















