About Me

Foto saya
Perempuan penikmat bulan purnama yang mempunyai mimpi, kelak berjalan di bawah pohon sakura bersama seseorang yang telah halal

Selasa, 10 Mei 2016

MAKHLUK BERANTENA



Aku mulai memperhatikanmu, sejak pertama membaca cerita tentangmu. Cerita fantasi memang, tapi itu seru dan menurutku luar biasa. Itu saat aku di MTS. Tapi, beberapa waktu kemudian aku berubah membenci makhluk sepertimu. Itu karena kau dan kawan-kawanmu mengeroyokku. Hhhh, kau sungguh tega, padahal dulu aku kerap memperhatikan antena di kepalamu. Ternyata begitu gampangnya rasa suka berubah menjadi benci.

Dan aku rasa, perasaan benci itu lagi-lagi berubah menjadi sesuatu yang biasa saja, itu karena aku selalu melihatmu setiap malam, mondar-mandir seperti kebingungan di samping ranjangku. Awalnya aku memang risih dan memandangmu dengan mata menyipit, tapi lama-lama aku mulai terbiasa.  Aku malah sangat ingin mengajakmu mengobrol. “Mengapa kau selalu seperti kebingungan di sini? Apakah kau ingin mengobrol denganku? Atau ... ingin menghilangkan rasa benciku terhadap sebangsamu?”
Jika itu pertanyaan terakhir, berarti kau berhasil. Rasa benci itu mulai mencair, meski sepenuhnya belum. Aku masih menyimpan sedikit trauma.
Ternyata benar, kebencian sedikit demi sedikit akan melembut, mencair, ketika kau selalu hadir dan menampakkan diri tuk menghadirkan simpati. Eh?
Satu pesanku untukmu makhluk berantena. Jangan pernah mengeroyokku lagi! Jika kau ingin menjadi kawanku, datanglah satu persatu, sebab jujur … aku menyukai antenamu. Ini sebuah pengakuan :D
Ma’had 08 Mei 2016

Tidak ada komentar:

Posting Komentar