Kapan nyusul?
Pertanyaan
itu sangat akrab di telingaku akhir-akhir ini. Lebih tepatnya di telinga kami
angkatan THK 08. Pertanyaan di bulan Mei yang mungkin cukup sulit untuk
dijawab. Adik-adik junior, seangkatan pun senior melontarkan pertanyaan yang
sama.
Biasanya
hanya akan kutanggapi dengan senyum, atau jika sedikit jail, akan kujawab, “Kutunggu
pangeran berkuda putih menjemputku.” Hohoho.
Pertanyaan
itu efek dari banyaknya warga SANAD yang menikah di bulan ini, dimana bulan yang
sebentar lagi akan memasuki bulan Ramadhan. Mungkin karena mereka ingin
memasuki bulan suci dengan keluarga baru dan kebahagiaan yang berlipat ganda.
Semoga pasangan-pasangan baru itu senantiasa mendapatkan berkah dariNya. Amin.
Perihal
jodoh kapan datangnya, tentu tidak ada yang bisa menjawab dengan pasti,
masihlah hanya sebuah rencana-rencana. Semua sudah diatur olehNya. Saya jadi teringat dengan ucapan salah
seorang junior yang mengantar kami saat ke walimahan Lutfi di Takalar. Ia
berkata kurang lebih seperti ini saat kak Cui diejek kapan nyusul. “Memangnya
jodoh dipungut-pungut bertanya seperti itu.” Blak-blakan, tapi ngena, bukan?
Kapan nyusul?
Pertanyaan itu nohok, bikin baper tapi susah jawabnya, terutama bagi para
jomblowers setia.
Tapi
ah, sudahlah, jika ditanya lagi nanti, lebih baik menjawab, “Kutunggu pangeran
berkuda putih menjemputku.” Itu jawaban favoritku saat ini :D.
Ma’had
Ali K1, 12/05/2016


Tidak ada komentar:
Posting Komentar