About Me

Foto saya
Perempuan penikmat bulan purnama yang mempunyai mimpi, kelak berjalan di bawah pohon sakura bersama seseorang yang telah halal

Jumat, 19 Februari 2016

Jika Teriakanmu Tertahan



          Terkadang ada masa, dimana kau sangat ingin berteriak kencang, menjerit sepuasnya untuk menerbangkan sesak yang menghimpit dadamu. Tapi, di sisi lain, kau tidak ingin membuat orang lain terganggu. Sedang jika sesak itu terus tersimpan di dadamu, kau takut suatu saat ia akan meledak yang akhirnya akan merusak suasana di sekitarmu.

          Ketahuilah wahai Sahabat, memendam sesak di dalam  hati sama halnya dengan menanam penyakit untuk dituai suatu saat nanti. Maka keluarkanlah ia, namun dengan jalan yang berbeda.
          Sungguh obat hati yang paling mujarab untuk menghilangkan sesak, gelisah yang menghimputmu adalah al-Qur’an dan berzikir kepadaNya. Sungguh wahai sahabat, akan kau dapati ketenangan yang luar biasa. Air kesejukan seakan-akan menghanyutkan rasa sesak itu, membersihkannya tak tersisa, hingga kau dapati hatimu merasa plong.
          Akan kau dapati pula perubahan suasana hati yang drastis. Sungguh kau akan merasakannya wahai sahabat, perasaan yang sesak tadi tergantikan dengan perasaan nyaman.
          Sahabat, mari kita mengamalkannya bersama-sama, juga saling berbenah menuju padaNya. Jika sekarang bersua kita dengan kata, saling mengenal dengan kata, hingga akhirnya nanti—tiada yang tahu rencana Allah—kita pun akan berjumpa karena kata, di JannahNya.

Renungan
Gowa, 16 Feb 2016

Tidak ada komentar:

Posting Komentar