Hai, Ayah … ogenki desu ka? Gomennasai, cukup
lama saya tidak menulis surat. Anakmu ini belakangan super—baca sok—sibuk, Ayah
:D
Tujuan saya menulis surat kali ini untuk
memohon doa dari Ayah. Besok saya ujian meja. Mohon doanya semoga berjalan lancar
dan saya bisa mengunyah segala macam pertanyaan yang disajikan penguji. Apalagi
saya dapat penguji yang terkenal di kalangan mahasiswa sebagai penguji killer.
Kemarin saya sudah meminta doa dari mama. Seperti
biasanya, acap kali saya meminta doa darinya, beliau selalu bilang begini, “Nak,
tanpa kau minta pun mama selalu mendoakanmu, mendoakan agar kelak kau menjadi
orang sukses.”
Hiks, tiap kali mendengar mama berucap seperti
itu, mata saya berkaca-kaca, terharu, Ayah.
Suratnya sampai di sini dulu, Ayah. Maaf kalau
terlalu singkat. Anakmu ini mau kembali memelototin skripsi. Sekali lagi kumohon
doa darimu, semoga segalanya berjalan lancar besok.
Kecup rindu dari putrimu
Ma’had Aly, 26-06-2016


Tidak ada komentar:
Posting Komentar