Aku sang penikmat sepi. Penyuka sunyi tanpa
suara kecuali bisikan malam dan hembusan napasku sendiri.
Bisa dikata, aku penanti malam yang tak kunjung
jera mempertebal kantung mata, sebab belajar atau melakukan segala hal yang
menyangkut aktivitas otak, selalu lebih muda jika berkawan senyap. Kau
tahu? Bahkan jika itu hanya sebuah
dengkuran, sudah bisa mengganggu konsentrasiku.
Di kala sepi, senyap dan malam tersenyum
menyatu, selalu saja bisa kutemukan kekata puitis atau romantis yang menari di
kepala, seperti ketika memandang purnama, atau momen-momen saat rintik menerpa
wajahku.
Dan senyap, di saat teman-teman terlelap,
kutemukan tempat terbaik tuk mengadu harap.
Selamat Datang Juni dan
Ramadan yang Tak Lagi Lama
01 Juni 2016

Tidak ada komentar:
Posting Komentar