About Me

Foto saya
Perempuan penikmat bulan purnama yang mempunyai mimpi, kelak berjalan di bawah pohon sakura bersama seseorang yang telah halal

Selasa, 07 Juni 2016

ARIGATOU, VEER; 1Q84 DI TANGGAL 07 JUNI 2016



      Kaget bin senang, setelah memasuki pintu Gramedia tadi siang, setelah melewati satpam yang menyambut ramah, di samping rak novel, si Veer, teman kamar yang kece bin baik hatinya tiba-tiba saja berbalik dan menyodorkan selembaran merah sambil berucap, “Ini, pembeli novel.”
      Ahhaide’, hal apa coba yang paling membahagiakan bagi mahasiswa yang lagi kanker (baca kantong kering) sepertiku tiba-tiba ditraktir novel? Diajak ke toko buku saja mataku sudah berbinar, itung-itung untuk melihat harga buku yang jadi incaranku sekarang.

      Setelah ber-arigatou ria, jadilah saya melangkah riang di antara rak-rak buku menuju komputer, mencari letak karya Orhan Pamuk, Snow, novel terjemahan dari Turki. Tapi sudahlah, hasil akhirnya malah kecewa, nothing.
     “Tidak apa-apa, masih banyak novel lain yang dulu belum sempat kubeli,” hiburku pada diri sendiri.
     Entah mengapa jika ke Gramedia, hal pertama yang selalu memaku pandangan mataku ialah novel-novel bernuansa Jepang. Well, beberapa tahun terakhir memang lagi maniak sama hal-hal yang berbau Jepang, entah itu anime atau novel.
    Akhirnya pilihan jatuh pada novel—yang sebenarnya belum tahu genrenya apa—IQ84 karya Haruki Murakami. Itu semua tak lepas dari bujuk rayu si lelaki gramedia (kusebut ia seperti itu) yang tak henti memuji novel tersebut.

     Setelah beberapa saat menghabiskan waktu di Gramedia, kami berdua melangkah riang keluar. Sasaran selanjutnya bioskop, itung-itung refreshing dari ujian komprehen yang tidak kelar-kelar.
      Kebetulan film yang sebentar lagi tayang hanya My Stupid Boss. Deal, kami menonton itu. Dan lagi-lagi si Veer yang traktir. Katanya saat kusodorkan uang, “Sudah niat dari awal sebelum berangkat.”
      Hiks, saya terharu. Menurut status terbarunya, itu hal romantis yang dilakukan berdua bersama teman sekamar, syukuran. Dia baru saja pulang dari MTQ dan berhasil meraih juara 1 tingkat provinsi. Saya doakan, Veer, semoga kamu terpilih di salah satu nama yang naik umroh (amin) dan selamat berjuang di Lombok!
      Setelah beberapa saat menunggu, kami masuk ke gedung bioskop, tertawa ria melihat Reza yang ber-acting menjadi bos menyebalkan, sesekali diselingi batuk berdahak yang sudah berusaha kutahan agar tidak mengganggu penonton lain (akibat beberapa hari lalu terlalu menikmati hujan).
     Dan akhirnya … arigatou gozaimasu, Veer, sebab sudah memanjakan teman sekamarmu separuh hari. Semoga murah rezeki dan sukses selalu, Kawan :D

Tidak ada komentar:

Posting Komentar