About Me

Foto saya
Perempuan penikmat bulan purnama yang mempunyai mimpi, kelak berjalan di bawah pohon sakura bersama seseorang yang telah halal

Kamis, 07 April 2016

PESAN KEHILANGAN



Namaku kehilangan. Aku dikenal sebagai pembawa kesedihan. Aku, teramat ditakuti oleh sebagian manusia. Tak sedikit di antara mereka yang menangis pilu jika kebetulan aku menjamah hidup mereka. Bahkan, mereka kerap berucap tentang diriku, bahwa aku adalah sesuatu yang teramat menyakitkan.

Namun, aku sungguh tak peduli. Aku hanyalah sebahagian kecil dari sekian banyak yang harus mewarnai hidup manusia, menguji hati mereka, menanamkan pemahaman bahwa hidup tak hanya tentang tersenyum saja. Itu tugasku dari Sang Atasan.
Aku diciptakan sebagai pengukur kualitas para hati. Jika tanganku menerkam hati manusia, apakah hati mereka menjadi lemah atau malah semakin kuat.
Itu pilihan mereka, sebab sekali lagi … aku sungguh tidak peduli, toh aku hanya menjalankan tugas.
Namun, jika boleh, izinkan aku berpesan kepada kalian, wahai manusia. “Jika dalam perjalanan hidup, jika kebetulan kalian berpapasan denganku—sekali atau malah berkali-kali—jangan terlalu terpuruk, menangis seakan tiada lagi harapan hidup. Sungguh itu hanya membuang-buang waktu. Kalian hanya perlu yakin, bahwa aku ada justru untuk menguatkan hati, aku ada untuk mengukur ketegaran hati.
Tidak, aku sama sekali tidak melarang kalian meneteskan air mata, itu normal, hanya saja sewajarnya, seperlunya, sebab hidup dipenuhi beraneka macam rasa, yang butuh kepandaian manusia untuk mengolahnya.
Namaku kehilangan
Aku begitu menyakitkan
Namun aku hanya selingan
Di antara segala rasa di hidup kalian
Gowa, 07-04-16

Tidak ada komentar:

Posting Komentar