About Me

Foto saya
Perempuan penikmat bulan purnama yang mempunyai mimpi, kelak berjalan di bawah pohon sakura bersama seseorang yang telah halal

Kamis, 31 Desember 2015

DI PENGHUJUNG TAHUN 2015


       Suara petasan riuh dari segala penjuru, menyambut tahun baru masehi. Di halaman asrama, adik-adik MABA yang mendapat tugas membakar jagung—memang tradisi setiap tahun menjadi tugas di semester 1—terlihat antusias. Mereka kompak, saling membantu satu sama lain.

       Beberapa teman memilih duduk di balkon asrama, menikmati jaringan wifi—yang syukurnya tidak dimatikan pihak kampus. Sebagiannya lagi ada yang asyik bercengkerama dengan keluarga, lewat telepon tentunya.
       Saya?
       Hhhh, sedang mendesah kecewa sekarang. Baru saja via telepon, saya ikut merayakan ulang tahun mama yang ke-49. Yah, hanya via telepon. Saya iri sekali dengan saudara-saudara lain yang ikut merayakan. Lagi-lagi ketinggalan momen penting di rumah. Rasanya sedih sekali saya hanya bisa mendengar suara tawa mereka saat memberikan kejutan kue ulang tahun untuk mama.
       Ya sudahlah, lupakan!
       Detik jam terus berputar, malam semakin merangkak, suara petasan semakin ramai, tahun 2015 sebentar lagi berakhir. Esok, di tahun 2016, kuharap bisa menjadi pribadi yang lebih baik. Di tahun 2015 ini, saya sadar banyak planingku yang tidak berjalan, salah satunya proyek naskah yang tidak juga selesai. Yah, alasannya cuma satu, menyianyiakan waktu.
       Yah, kuharap ketika membuka mata esok, saya bisa menjadi pribadi yang lebih lagi menghargai waktu, sebelum suatu saat dia menebas leherku, sebelum saya menjadi insan yang benar-benar merugi. Dan semoga saya bisa lebih baik lagi dalam menghamba kepadaNya. Aamiin.

Makassar di penghujung tahun 2015

Kamis, 31 Desember 2015

Tidak ada komentar:

Posting Komentar