Kuseduh
Agar mata tak terkatup
Ternyata ampuh
Akhirnya ia tak jua mau tertutup
Ketika pukul satu lewat
Gelap, pelita sudah padam
Banyak bayang berkelebat
Ah, menyesal kuteguk kopi hitam
Tapi, tak apa
Meski nyamuk menyapa
Menari riang di dekat telinga
Yang penting si Putih terus mengisah tentang kata seindah bunga
Sulit terpejam
Makassar—ma’had Aly, 02 Desember 2015


Tidak ada komentar:
Posting Komentar