About Me

Foto saya
Perempuan penikmat bulan purnama yang mempunyai mimpi, kelak berjalan di bawah pohon sakura bersama seseorang yang telah halal

Senin, 10 April 2017

LANGIT KISAHKU


Kemarin, saat kakiku melangkah meninggalkan Flamboyan, ada sesak yang nyaris terisak. Betapa tidak? Selama empat bulan terakhir, langitnya menyaksikan segala kisah dan menemani langkahku yang berkutat antara kos dan tempat kursus, SMART ILC. Bahkan malamnya pernah menyimpan cerita rapuhku, sebab tak lulus di Placement Test menuju Pre-Grammar tuk kali pertama di bulan Desember. Mengingat masa itu selalu mengundang tawaku. Jika meminjam istilah teman, aku bagai butiran debu. Sekarang, setelah menjadi aktivis PT, hatiku mulai berdamai, seperti aku yang sudah mulai berdamai ketika naskahku di tolak penerbit.

Baiklah ... kucukupkan tentang Placement Test, sebab ini tentang langit Flamboyan, langit yang menyaksikan segala halku 4 bulan terakhir, langit yang menyelimuti fitri House—kostku—dengan ibu kost yang baik hati. Langit yang menyuguhkan Purnama untukku di saat sedanku, serta langit yang menulis segala kisahku menimba ilmu di SMART ILC hingga ia pindah ke Jl. Cempaka.
Sekarang, langit lain sudah mulai membuka lembaran kisah tentangku. Ia mungkin sekarang sedang menulis tentangku yang tengah menulis ini dan mengingatkanku tentang bulan yang kupandangi dengan takjub malam kemarin, saat kusangka rajutanku tertinggal di Fitri House. Menulis kisahku, hari ini yang entah sampai kapan, mengayun langkah atau bersepeda dengan semangat menuju SMART di Cempaka yang mungkin juga tengah menulis kisah perjalananku menuntut ilmu di sana.
Kuucapakan terima kasih kepada langit Flamboyan yang telah menemani menulis kisahku selama 4 bulan terakhir, dan terima kasih kepada langit-langit selanjutnya yang membisikku dengan ramah, bahwa mereka akan menemaniku menulis kisahku selanjutnya.
Langit Anyelir-Pare, 10 April 2017

Tidak ada komentar:

Posting Komentar